Sejumlah Tokoh Papatar di Medan Tolak Pencalonan Maddin Sebagai Bupati Humbahas Periode 2010-2015
Sumber:
http://eksposnews.com/
Rabu, 23 September 2009

Parluasan, Pakkat (Foto: Hendry Lumban Gaol). Ilustrasi
MEDAN(EKSPOSnews): Sejumlah tokoh perantau dari Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar) sepakat membantu calon bakal bupati periode 2010-2015 yang benar-benar peduli terhadap pembangunan daerah-daerah terisolir, bukan bupati yang hanya mau membangun kampung halamannya saja.
U. Nahampun, seorang tokoh perantau asal Kecamatan Parlilitan yang bermukim di Medan siap turun melakukan kampanye dalam pemilihan bupati Humbang Hasundutan, periode 2010-2015 untuk bakal calon yang memedulikan pembangunan Humbang Hasundutan secara merata.
“Kami masyarakat Papatar yang tinggal di Medan siap turun melakukan kampanye di daerah masing-masing buat calon bupati yang tidak hanya memerhatikan kampung halamannya sendiri.”
Kabupaten Humbang Hasundutan dibentuk beberapa tahun lalu, bukan untuk golongan atau kelompok tertentu, namum bagaimana membangun daerah tertinggal itu menjadi satu kawasan yang makmur dan penduduknya tidak lagi merantau ke daerah lain.
Hal sama diakui oleh M. Sihotang, wartawan senior di Medan. Dia menilai selama kepemimpinan Maddin Sihombing dan Marganti Manullang hampir 60% APBD Humbang Hasundutan jatuh kepada tiga kecamatan yaitu Lintong Nihuta (asal bupati Maddin Sihombing), Paranginan, dan Bakti Raja. Padahal, kata dia, Maddin dan Marganti menang dari daerah Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang (Papatar) pada 2005 lalu.
Dia menilai pembangunan di tiga kecamatan itu relatif lambat dan kurang mendapatkan perhatian serius dari kepala daerah Humbang Hasundutan dengan membiarkan jalan-jalan seperti kubangan kerbau. Waktu Humbang Hasundutan masih masuk ke Kabupaten Tapanuli Utara, jalan Dolok Sanggul-Parlilitan sudah aspal beton, namun kini rusak parah dan diaspal asal jadi. “Ini langkah mundur.”
Masyarakat, kata penduduk yang berasal dari Kecamatan Sionom Hudon Sibulbulon itu, tidak butuh camat terbaik diberikan kepada camat Parlilitan, Pakkat, dan Tarabintang. “Yang perlu adalah pembangunan dengan membuka aksesibilitas ke kantong-kantong produksi dan menghentikan penebangan kemenyaan oleh PT TPL [Toba Pulp Lestari) Tbk.
Dia menilai pemberian penghargaan kepada tiga camat di Humbang Hasundutan yakni camat Parlilitan, Pakkat, dan Tarabintang tidak lain dari trik Maddin Sihombing untuk menjadikan camat sebagai alat untuk menggarap masyarakat agar mau mendukungnya dua periode menjadi bupati di Humbang Hasundutan.
Dia mengakui sudah melakukan komunikasi dengan sebagian masyarakat di kawasan Papatar agar jangan lagi memilih Maddin Sihombing sebagai bupati Humbang Hasundutan periode 2010-2015 karena hanya mementingkan kelompoknya dan kampungnya sendiri. (em)

Nga repot si maddin…..ABM : Asal BUKAN MADDIN
Maddin Sihombing sebagai Bupati telah menghabiskan uang rakyat untuk membangun berulang-ulang kantor Bupati. Di Tano Lapang lalu di Simarsasar, sekarang di Sipalakki. Jika ia terpilih, bakal bangun kantor lagi di Silaban, lalu di lintong ni huta. Seperti kerajaan sendiri aja! Selain itu korupsi meraja lela dimana-mana! Stop Maddin Sihombing!! Penjara menunggu Anda… percayalah!
Hallo Lae U. Nahampun dan Lae M. Sihotang ! Jadilah manusia bijak jangan asal ngomong. Buka mata lebar-lebar : KAPAN JALAN DOLOK SANGGUL PARLILITAN ASPAL BETON ?????????? Kalau anda mau mendukung seseorang menjadi Bupati Gunakan Hati Nurani jangan berdasarkan HOTEL (Hosom, Teal, Elat dan Late).
Maddin Sihombing satu-satunya calon pemimpin yang layak untuk memimpin HUMBANG HASUNDUTAN.
Nga adong rittikmu Charles.
Unang pola marbada mussung ho dison. Lao ma jo ho tu pakkat. Bolus ma jo Arbaan Pakkat asa di ida ho. Memang benar kok. Si maddin tak punya hati nurani.
Bereng ma disi kedan,…….
(fotonya lihat di http://www.pakkatnews.com )
satu-satunya calon sian dia do dasarna Lae, sedangkan au hula-hula na dang hudukung ibana terlalu holan sihombing do sude diangkat mulai sian PNS, pejabat, pamborong, dohot akka naasing, ai dang kerajaan Humbahas Lae, jadi toho doi naung senu do ra Lae, manang jolo marubat malae baru pe asa komentari, ai nunga contoh muse dohot kantor ni bupati sai dipapindai ai boha setuju nama hita lomo-lomo na dihumbahas? sadarlah Lae unang berdasarkan hotel inna Lae, Sadar do Lae dihatanilae i? justru Lae do dang pakke hati nurani
Kenapa harus ribut! Tidak ada hotel dalam hal ini. Fakta yang bicara!
Lihat pembangunan jalan ke ibu kota kecamatan, khususnya yang masuk dalam keluarga papatar. Jalanlah lae ke sama. Jangan lihat papatar dari Jakarta, namun dari lokasi papatar sendiri. Jalan kembali ke dekade 1970-an seperti kubangan kerbau. Inikah namanya kemajuan selama lima tahun kepemimpinan Maddin Sihombing. Saya tidak kenal Maddin Sihombing yang tiba-tiba muncul jadi Sekdakab Dairi. Di sana pun tidak ada prestasi beliau yang menonjol. Sebagai putra Humbang saya malu melihat pemimpin seperti di Maddin ini. Hanya mementingkan kelompok sendiri. Humbang Hasundutan kami bentuk sama Pak Nainggolan (mantan bupati Taput) bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada publik dan mengejar ketertinggalan karena selama ini diabaikan petinggi di Taput.Ternyata, praktik yang sama diimplementasikan Maddin selama lima tahun memimpin Humbahas dengan mengabaikan daerah terpencil dan tertinggal seperti Papatar. Sebenarnya saya tidak mau berdebat dengan orang yang tidak mengerti sejarah pembentukan Humbahas. Jangan lihat Humbahas dari Jakarta, namun lihat dari Papatar dan kecamatan lainnya. Sudahkah pantas disebut hutamas sebagaimana semboyan yang dibuat Maddin. Allahualam! Jadi, cukuplah satu periode si Maddin ini, karena selain usia sudah ujur, jelas tidak akan memberikan perhatian sepenuhnya membangun Humbahas lagi. Masih banyak putra Humbahas yang lebih hebat dari Maddin Sihombing. Bukan begitu teman-teman! Horas! Njuah-njuah!
kami dari eksposnews.com akan mengkritisi pembangunan di Humbahas, termasuk pencalonan kembali Maddin Sihombing yang kami duga akan tetap berpasangan dengan Marganti Manullang. Ikuti saja pemberitaannya di http://www.eksposnews.com. Kami akan jujur mengulasnya, tidak akan bias atau memihak kepada bakal calon bupati lain. Yang kami dukung adalah pemimpin yang mengetahui fungsi dan kewajibannya sebagai parhobas, bukan raja yang harus diladeni! Ini baru pemanasan. Masih ada yang lebih seru dan mengasikkan untuk diperdebatkan.
memang makdin benar-benar sudah merusak mental masyarakat Humbahas, karena beliau kerjaannya sekarang hanya kampanye tiap hari dengan cara Kunjungan kerja, tapi pasti dia menemui tim suksesnya dengan biaya negara, ini perlu diusut, karena dia menghabiskan uang rakyat dengan membuat pertemuan di desa-desa dengan tim suksesnya dengan berkedokkan Kunker, bagaimana dia nanti menang kedua kalinya dia akan tidur karena tak akan memikirkan kemajuan Humbahas, tapi bagaimana mengumpulkan uang , dengan cara setiap yang dapat borongan akan dia minta jasa yang sekarang ini besarnya 10 % dari nilai Proyek, nah rakyat Humbahas sadarlah, kalau mau sejahtera
jadi toho doi nunga terlalu kelakuan ni pak Makdin sihombing, contoh kecil, nabulan oktober i dibaen tim makdin do pertemuan di Temba dijabu ni si Heppi sihite mambuat boru purba, awal na dangolo ibana mambaen pertemuan i di jabuna, alai dipaksama ibana, molo dang olo gabe papindaonna istrinai karena ala bidan desa diancam gabe papindaonna tu parlilitan, ala ni i gabe olo ma ibana, jala tikki pertemuan i diseat ma biang hape sampe sadarion dang dope dibayar, dung lao tim Makdin nasian doloksanggul ima nadihadiri si deka silaban (partai PPRN) , didokkon sihite ima ai nadipaksadoau mambaen pertemuan i, anggo hita unang pola tapillit i akka pargabusdoi, jala biang naniseat i pe dang dope dibayar, bohama songoni, alai nunga tok PNS istrikku gabe lomo-lomona mamaksa, jadi pikkirima i charles, unang sai dibelaho naso tikkos
jadi molo usulhu tabaen ma pertemuan akbar tgl 26 desember 2009 di Pakkat untuk menolak pencalonan ni Pak Makdin sihombing, molo sada do hita Par Pakkat, Parlilitan dan Tarabintang, dengan alasan fakta bahwa pembangunan di Papatar tidak diperhatikan Pak Makdin on, jala dipertemuan i ma annon ta anjurhon isema tausung gabe parhobas, dengan kontrak politik natarpillit on ikkon memperhatikan Pembangunan di HUMBAHAS secara adil dang songon saonari, jala saonari penerimaan PNS jala dipakke si makdin do momen on untuk kemenanganna dengan cara namonang ikkon mendukung ibana, jala dipakke do on tong jadi kapal keruk nalao mambuat modal tu pilkada, jadi hati-hati ma hita akka amang, inang, nang saluhutna hita, ingot pertemuan akbar tgl 26 Desember di Pakkat, ingat, ingat, ingat
ok, setuju ingat tgl 26 Desember 2009, mari kita berkumpul untuk menentukan sikap kita
sdr. charles sinaga dan melki sihombing harus bertanggung jawab, karena opini andalah membuat emosi masyarakat Papatar semakin timbul, jadi mari kita dukung untuk pertemuan tgl 26 desember 2009 untuk menolak makdin sihombing , semoga perjuangan kita tercapai, ingat, ingat, iangat !!!!!!
gabe adong perubahan hape gabe tgl 28 Desember 2009 do, taingotbemai ate, ise namulak desember on asa rap roma hita tu sekitar tugu rambe di Pakkat, mauliate
buat semua masyarakat papatar khususya pakkat harus lebih jeli dalam memilih bupati humbang yang baru . utamakan para calon terbaik dari papatar demi kemajuan kampung kita. jangan mau memilih karna uang , famili, satu marga. ras , suku dan agama. tapi pilih lah calon bupati yang benar benar mampu untuk membuat perubahan. horas papatar
Sdr aldon, makanya jangan dahulukan emosi. kalian yng menolak Pak Makdin Sihombing pakailah hati nurani.
sdr. charles sinaga lah tidak profesional melihat kenyataan, gimana anda sudah pernah belum melihat, merasakan penderitaan kami Papatar ini? jangan anda tidak tau apa-apa anda sudah komentar, pikirkan dan renungkan dengan jernih penderitaan kami ini, baru anda berkomentar lagi !!!! ingat tgl 28 desember 2009, maru berkumpul dan memberikan pendapat berupa orasi di sekitar tugu rambe Pakkat
perdebatan ini jadi kurang berbobot. Hanya menghabiskan energi dan waktu. Bagimana jadinya pertemuan penplakan pencalonan Maddin tanggal 28 Deseber di Pakkat. Apa sudah dibentuk panitia sementara yang akan mengerahkan massa dan mengurus izin keramaian dari Polsek Pakkat.
Kami dari Parlilitan dan Tarabintang akan datang! Sekarang sedang didiskusikan siapa saja yang akan ikut dalam deklarasi tersebut. Ini bukan main-main atau mainan. Serius lho!
ah nungga balga nungga maristri masa olo dipaksa
berarti ndang tikkos si heppi i ai molo songoni songon bulung ni motung do ate
jadi ise do naso pargabus di portibion
berarrti holan SI ROBERT DO sihombing do
hulala jangankan dihuta, sedangkan Kapolri, Jaksa agung adong mamaksa apalagi ma si heppi natinggal di hutaan
BRANTAS KORUPSI DI HUMBANG HASUNDUTAN SAATNYA KITA BANGKIT PUTRA PUTRI HUMBANG MARI KITA BULATKAN TEKAT JADIKAN HUMANG JADI KABUPATEN BARU YANG BEBAS KKN. KAMI TIDAK MENDUKUNG BAPAK MADDIN SIHOMBING JADI BUPATI LAGI KARNA TERLALU BANYAK JANJI JANJI YANG TIDAK DILAKSANAKAN LIHATLAHHHHHHHHHHHH LITONG NI HUTA SUDAH BAGAIKAN KOTA JAKARTAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA BANGKITTTTTT HUMBANG OK
korupsi merajalela? setahuku belum ada kasus koruspi humbahas yang sudah ditangani aparat hukum. usulku, bung jika menemukan kasus korupsi yg merajalela itu baiknya dilapor ke KPK, Kejaksaaan dan Polisi, bukan dilapor ke web ini…aneh ya…
setuju, sepanjang beritanya akurat dan obyektif, tidak semata faktor subyektifitas apalagi sensasi semata..he..he…
bangunlah hutamas.
Lae, makanya ikuti beritanya, lihat itu Sekda uda jadi tersangka, lihat pengusaha anak pejabat Humbahas sudah tersangka, lihat dana untuk Pemekaran Propinsi, duitnya dikorupsi, makanya pakai mata, pakai telinga
“….belum ada kasus koruspi humbahas yang sudah ditangani aparat hukum. usulku, bung jika menemukan kasus korupsi yg merajalela itu baiknya dilapor ke KPK, Kejaksaaan dan Polisi, bukan dilapor ke web ini…aneh ya…”…..
Belum ditangani aparat hukum bukan indikasi atau jaminan tidak terjadi korupsi di Humbahas. Agar Anda tahu, Saya sudah konfrontir beberapa dugaan korupsi yang saya maksud langsung kepada Bupati Maddin Sihombing, dan ia didampingi Kepala Kominfo Siahaan pada tahun 2008 silam di kantornya. Jawaban beliau akan diupayakan perbaikannya, dan meminta agar diberi kesempatan untu itu.
Selain itu saya sudah pernah layangkan surat ke Kepala BPKD karena terindikasi korupsi sekitar Rp 4 miliar, surat itu pun saya tembuskan ke KPK. Kalau KPK belum punya kesempatan mengusutnya, bukan berarti bersih dari korupsi.
Kedua, saya harap saudara membaca Undang-Undang tentang Transparasi, agar tidak perlu menyalahkan saya jika menulis pendapat saya ini di web berita papatar.
Saya jelaskan, bahwa saya siap digugat siapa pun atas pendapat saya bahwa di Humbahas merajalela Korupsi di bawah kepemimpinan Maddin Sihombing, karena memang saya mempunyai data dan telah saya tembuskan ke KPK.
Terima kasih.
Kita sepakat dengan pemberantasan korupsi, itu adalah sikap harga mati! Cuma saja mungkin membuktikan korupsi merajalela, bukan lewat tuduhan atau kata-kata, karena itu sudah masuk domain hukum. Di dalam hukum ada fakta dan bukti, dimana itu kemudian diuji dalam sebuah peradilan yang selanjutnya memutuskan terjadi korupsi.
Korupsi bukan kata kosong, tetapi memiliki nilai dan makna hukum. Itu makanya, semua yang bersifat nilai dan makna hukum juga harus diseret dalam domain hukum, bukan domain kata yang bisa saja berpotensi fitnah.
Saya sepakat lae, kita berantas korupsi dari bumi Humbang Hasundutan, siapapun pelakunya….tapi tetap dalam konteks dan domain hukum, bukan domain politik apalagi non hukum lainnya….karena memang kita merupakan negara hukum, bukan negara politik atau negara antah berantah….
Usul saya, seluruh data dan fakta dugaan korupsi yang lae pegang lebih dikuati dan diafirmasi ulang laporan ke KPK, apalagi momentum pemberantasan korupsi tengah mencuat, terlebih aktifnya Bibit-Chandra…tabik.
aldon !!!!!!!
1. ai bohado hasil ni renacana munai dang adong lanjutan di web on
nimmu naeng adong pertemuan (lihat replay mu di atas gabe adong perubahan hape gabe tgl 28 Desember 2009 do, taingotbemai ate, ise namulak desember on asa rap roma hita tu sekitar tugu rambe di Pakkat, mauliate)
2. ai naso saut do ? berarti molo so saut aha ma arti ni i
2. ai boha molo ho ma lae jadi calon bupati dok ma tu papatar asa sude mamillit ho
aldon !!!!!
apa kabar
kog gak ada lagi berita berlanjut
manang naso aktip be ho mengikuti di web
Salam Sejahtera buat Semua Keluarga Kami yang di Humbahas
Semoga kita semua Aman dan terkendali dalam melaksakan Pilkada yang akan datang, Namun kami dari Parserahan, melihat ada Indikasi yng kotor diantara, Calon yang baru, membuat iming2 kpd masyarakt agar dia dipilih, dan di himbau kepada Masyarakat jgn mau mendengar, Isu2 Orang lain, Siapa Pun yang akan terpilih Hari Akan datang Pasti hanya Janji, dan Orang Paling Sering Meneriaki temannya, tetapi dirinya Paling Berbahaya, memang sudah terjadi dan tradisi, di Negara kita begitu, jgnkan Negara Kakak Beradik Aja Begutu, itulah kta kasarnya,jadi Pesan dari kami. jgn mau di Propokatori orang lain, apabila kamu Jatuh, belum tentu ada yang membantu, dimana Orang kalau sudah terpilih Pasti Lupa 90% surpe membuktikan terimakasih semoga Sukses.
Usul dari kami marilah kita bersatu utk berdemokrasi, khususnya pilkada yang akan datang ini, jangan kita buat msrkt jadi ribut, siapa yang malu kalau bkn ORANG BATAK,dimana pun pasti jadi kena cemooh orng lain, jgnlah masuk kategori pencalonan klo tkt kalah, bermainlah secara demokrasi, biarlah masyrakat yang menentukan Pilihanya, jgn lah jadi Propokator, bermainlah dengan sehat, kasihan Orang lain, dan Simakdin bukanlah hanya di humbahas jadi pemimpin, beliau memang Pantas sosok pemimpin Ideal, jadi jgn kita ragukan beliau, jadikanlah diri anda sosok Pemimpin yang benar, soalnya tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyelesaikan masalah yg di humbahas, terlalu banyak tuntutan, jadi kepada saudara kami semua biarlah masyarakat yg menetukan,jgn seperti di jawa timur, karena tidak siap untuk kalah saat pilkada hasilnya apa meninggal, nah km meminta kpd masyarakt humbahas, mari kt dukung siapapun pemimpin kita, hrs kita bantu, saat pilkada sedang berjalan, kita tdk memilih si Bupati itu sendiri, tp kita bnyak tuntutan.
kami minta tlg kepada saudara kami yang ada di papatar, jgnlah kita mau dipromosikan jadi tumbal, bila terpilih nanti yg kamu jagokan, blm tentu km di openi, karen Tim SUkses yang makan disini, kan namanya jago lobi, klo ini sukses jago lobi kabur, dan tdk pernah kelihatan belang, ini kenyataan saudaraku yg dipapatar, tlg kalian pelajari orangnya, sosok siapa yang pantas jadi pemimpin, dan bkn korupsi, contoh simakdin kalian blg Korupsi, tdk mgkn di sudah kaya dari dulu, lht anaknya cuman satu, buat apa korupsi sama beliau, klo memng beliau mau Korupsi kayaknya di sudah Lama duduk di pemerintahan, jd kt jgn rgukan beliau lagi, apakah ada keluarga makdin sendiri yang masuk jadi PNS, atau Putra Lintong nihuta di HUmbahas, saya kira bisa di hitung JAri, bknnya tdk bisa dimasukkan Beliau, tp dia melihat kemampuan masyarakat, atau Regenerasi yg benar2 pintar, dan kami tdk mau mengkomentari Calon Bupati yg dari Papatar, soalnya kami bermain secara Demokrasi, Sehat dan Jasmani, klo memang kalah ya walau-walau saja, yang ptg Jangan Manipulasi Di KPU itu saja atau di Kecamatan itu aja yg perlu dijaga. dan saya sendiri sudah mengalami, seperti ini, mau mempertaruhkan nyawa kita kpd Orang lain, ttp saat di sukses di kursi Panas, kita ya tetap jadi Petani, mau merubah Hidup, ya gogo be mangula, tdk mgkn jd pgwi Negri, kecuali jd tumbalnya kta di suru, sy percaya klo sudah sukses, lupa kacang akan kulitnya, jd sblm menyesal, mungkin ada yang di jagokan calon Bupati dari kecamatan papatar, saudara kita, yang mencalonkan diri dari papatar. semoga sukses. mauliate.
Abang NIKITA,ini SELLY.Abang gerah ya,sama komentar2 yg tidak menyegarkan.salam sukses bagi seluruh masyarakat HUMBAHAS.
wah. ini bukan masalah gerah, tapi ini masalah demokrasi yang sudah tidak beres di humbahas karena kelakuan calon tertentu yang menghalalkan segala cara untuk berkuasa
memang saya sngat setuju dengan tanggapan yang di berikan lae silaban dan saya melihat lae robet , aldon sepertinya dia itu hanya melihat papatar saja bukan melihat hubahas
sehingga cara berfikirnya ikkon ikkon sian hutanami padahal sampai sekarang belum ada yang muncul seperti yang dengung dengungkan
jadi bagaimana lae robet dan lae aldon coba lihat data kalian mulai november 2009 sepertinya hanya memprofokasi saja tanpa ada unjung nya
molo songon demokrasi humbahas saonari holan pahabishon anggaran hape bupati dang berubah, hepeng nanaeng pemilukada i dibahen mai mambangun pertanian, pendidikan dan kesehatan, mandaong hepeng nai dibahen mai mambayar pengacara asa masuk sel semua anggota KPUD terutama kosmas manalu
Apa puncerita nya, Fakta yang bicara
Saya sadar kok ketidak puasan dari hasil pembangunan di DOSA itu pasti ada
dimana 2 kegagalan harus ada,tpi memang harus di perkecil
Kalau saya analisa, Pembangunan di DOSA itu sudah Bagus betull
KEtimbang Daerah lain yg serupa yg baruberdiri
Di visi saya,anda2 semua putra DOSa mungkin adalah orang2 yg dirugikan, bole jadi, tidak puas karena sesuatu hal bisa jadi, musuh politik Maddin Sihombing bole jadi, Kalah dalam mengambil jabatan atau kalah lobby karena tidak di setujui oleh MADDIN Sihombing bole jadi, TS nya musuh politik Maddin periodelalu bisa jadi, atau…anda pelaku bisnis yg tidakse-ide dengan VISI maddinh bolejadi, atau yah katakanlah anda juga merupaakn pemborong yang mengalami kalah pengajuan proposal TENDER boleh jadi…
kesimpulan, anda adalah oranng2 sakit hati terhadap MADDIN Sihombing
Ada pula yg bicara fakta di masa lalu bahwa MAddin Sihombing tidak menghasilkan apa2 selama di DAIRI
Nga pamalo hu seseorang di ROOMon makkatai….
Saya itu tau siapaMADDIN SIhombing
Saya adalah seorang masyarakat biasa di Dairi
MAddin Sihombing pernah datang ke rumah rekan kerja saya
Saya tidak menduga bahwa rekan saya itu berhubungan keluarga dengan MAddin
rekan saya itu meminta sesuatu kepada MAddin, dugaan saya pasti perihal ingin meluluskan anggota keluarga teman saya yaitu pada ujian CPNS 2009 di DOSA, namun orang itu,tidak menyetujui dan menolak mentah2 permintaan Temen sekerja saya itu
Orang yang menolak itu adalah MADDIN SIHOMBING.
selaku orang yg berposisi sebagai PENONTON,terhadap room ini dan hasil pembangunan di DOSA,saya Salut sama Maadin Sihombing
FAKTA yg saya bicarakan
Kalau anda kurang puas dengan pelayanan MADDIN selaku Bupati DOSA
ya apa bolebuat,
Manuan eme di hauma peingkon adong do lapung2 na
indada boi sudegabe eme, bahkan si mareme-emepe adong dodi saba i
jadi beha ma bahenon,hamu suda angka lae, tulang,amang boru, ito niba sidina borusinaga, Kita lihat saja lah hasil nya ke depan
HORAS…
sdr. charles sinaga lah tidak profesional melihat kenyataan
Saya kutip kembali pernyataan Saudara Aldon diatas
lalu saya kutipkembali perkataan saudara ONDI
ai naso saut do ? berarti molo so saut aha ma arti ni i
ai boha molo ho ma lae jadi calon bupati dok ma tu papatar asa sude mamillit ho
Jadi mancai murah do makkatai dizaman naung canggih on
ibahen na so margarar i mangkatai, ASBUN ninna Bhs Indonesia
Jadi ingkon patuduhon do Kapasitas niba parjolo,umpeiba mandokhata
Songon tona ni angka Ompung ta si parjolo jolo i
Murah hita menilai
alai karejo ta dohot sesuatu naung ta janji hon,ingkon TUNTAS do bahenon ta
Jadi kesimpulannya,perkataan saudara ONDI yg saya ketemukan dengan fakta dankenyataan, bahwa saudara Aldon Sihombing emang orang yg dari PARTAI BARISAN SAKIT HATI…
Kalau betul saudara, saudara aja yg jadi calon Bupati
tarkalau anda menang di periode ini,
bertemulagi kita di room ini
lalu saya akan memberi anda acungan jempol
Semoga Tuhan tetap memberkati tanah orang2batak Toba
dan memnjagai danmemberkahi dengan Kebijaksaan terhadap Putra2 batak yg benar2 JUJUR.
AMEN
HORAS
Bah nga hebat be hape EXPOS ate
nga dohot hamu jadi pahlawan bagi kabupaten HUMBAHAS
Soalnya khan sudah ambilandil dalam pembentukan Kabupaten itu
Kalau masih banyak Putra Humbmahas Lebih OK dari PAk Maddin, mari silahkan maju
calon kan diri nya masing2 ke KPU. lalu mari kita lihat apakah anda benar2 berkualitas?
Saya rasa engga bodoh masyarakat mayoritas Humbahas
Sebab Maddin menang khan berdasarkan suara terbanyak yg di VOTING
oleh mayoritas penduduk Humbahas
Kita Bicara FAKTA
Kalo di statistikkan
dimasukan teori
Maddin Sihombing = Jumlah Pemilih setuju jadi Bupati Humbahas * 100
Jumlah Pemilih TIDAK setuju jadi Bupati Humbahas
JELAS khan??
lae, unang dohot hamu campur tangan anggo penduduk ni dairi do hamu, ai bupati makdil sudah gila kekuasaan, ala ni campurtangan ni ibana do asa kpud mencoret si SAPA, bertobat mahu sude akka nasomangantusi unang dohot-dohot
lae mardosa nai ho makkatindakkoni, diboto lae, KKN ni ibana, sude proyek ikkon disetor do tu nasida 10 %, pejabat di humbahas mayoritas sihombing, nababan silaban, sekdana jadi ersangka, bendaharana jadi tersangka, kepala dinas pertanianna gabe tersangka dohot nasing lae naso boi tarsuraton
lae hendrik
ndang mardosa ibana mandok i ai i do nadihilala jala na dibereng lae ta penduduk dairi jadi molo taringot kadis nai mungkin (mingkin do daaa) sai adong do simareme eme di saba (ai molo simareme eme patardo dung marparbue rap dohot eme na ni suan i asing parbuena )alai secara komulatip denggan do parulaan ni si bupati sihombing i horasma di ibana, hooars lae penduduk dairi
horas lae robet,lae aldon
lae ai dang sada be i lae, alai nunga mayoritas, jadi holan hata do ibana sintua, ai molo pajumpa iba dohot ibana anggo hatana, ai sintua doa au, hape kenyataan perbuatannta rap tabereng ma, jadi molo monang pe ibana anggo hami dang mangakkui ibana bupati, lebih baik hami pinda sian humbahas, saleleng ibana bupati lotma dang jolo dihumbahas hami
sattabi lae, anggo dang namaraga nunga iba lao nama iba tu Muara marguru begu ganjang asa nisokkik rungkung nai asa tor pidom, asa adong muse pemilukada asa masuk muse SAPA, pasti menang lae, alai saonari dang boi be lae ai nunga maragama iba
Nga di dia Lae niba si Ondi, Aldon sihombing..
Jadi hu buktihon sanonari hatakki..
Boha do lae…
Saunari ma ta patuppoll
MONANG DI SO MADDIN KHAN?
jaha hamu ma sude akka pecinta DOSA, aha nahudok di ROOM on di siparjolo-jolo..
monang do si Maddin muse khan?
jadi hamu na na marhaccit ni roha tu Si maddin..Pamombun rohamuna
unang hera na makkatai i kode tuak i
biaj sana dikit…
berfikir jernih
jika ada kekurangan di sana sini, saya rasa pak maddin pasti mendengar dan mau menerima koreksi diri.. toh beliau org nya beragama, bernurani..
kalaupun banyak sihombing dan kawan2 naik diatas untuk saat ini..
Saya hendak memberikan pengajaran kepada saudara2 saya suku batak, secara massal, jangan kita memelihara KKN..
menurut saya, memang banyak semarga sihombing dan kawan2 yg langsung AJi mumpung ninna halak jawa..
mumpung diatas simakdin..
langsung lah di pajonok be dirina
dang hinata i
bakko ni halak tOBA
pattang do so marfamili tu akka jolma na hebat..
dang holan na asing ni..secara pribadi au pe hurasahon do songoni
alai molo memang botul2 dio berkualitas akka si hombing DKK na naik tu atas , di lingkungan jajaran pemerintah DOSA, yah apa boleh buat dongg..
rumagon tu halak?
adong do hita
kesimpulan :
MADDIN MASIH TETAP THE BEST
FAKTA BICACARA
PEMENANG PEMILU = TOTAL JUMLAH PEMILIH * 100 – jUMLAH YG KALAH
MADDIN = TOTAL PENDUKUNG MAYORITAS * 100 – GOLONGAN SAKIT HATI
JIKA DI MASUKKAN KEDALAM SILOGISME
PEMENANG = MADDIN
horas ma tu tulang niba Mr. Maddin Sihombing
Ikuti kata hatimu Tulang…
Anjing mengonggong, kafilah berlalu
Lae sadar ma Lae, monang si Makdin sihombing dang ala ni the best manang nadenggan ibana ala nasoadong do masuk calon naasing, anggo dohot SAPA manang naasing pasti beda hasilna, jadi sadar ma lae justru namabiar do si makdin talu makana ibana mamborong partai sude unang adong alana fakta lae naasing nai boneka golkar mencalonkan esra sinaga, alai pelantikan akbar tanjung datang makana Lae ro jolo tu Humbahas teliti alaniaha monang unang holan manatap lae sian nadao
siapa pun yang jadi pemimpin HUMBAHAS tetap lakukan yang terbaik…
“DO THE BEST AND GET THE BEST”
Buat penduduk Humbahas marsada ni roha mahita, unang holan na marsalisih asa maju huta taon, hita sude do(putra-putri HUMBAHAS)na pamajuhon i…
Amang, Inang, Abang/Adek, namboru/ito Harga Humbahas, mari kita lihat dengan kepala dingin, tenang, Pembangunan jalan Doloksanggul Pakkat telah dilaksanakan, menjadi pertanyaan kenapa jalan antara Jagapayung -Sitinjak tidak di bangun juga padahal itu semua kan jalan doloksanggul Pakkat kenapa yang kurang lebih 5 km tersebut tidak di bangun, mudah-mudahan Pemerintah Kab. Humbahas bisa menjelaskan ini kepada publik, kenapa itu terjadi
marga sihombing hian ma antong lae.asa boi gabe kadis ni parhata manggang
ai boi huroa songon namambalikkon tangan namambangun i lae