Bersedia 24 X 7
Refleksi
Oleh Ulbrits Siahaan
Matius 11 : 25 – 30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan

ILUSTRASI (Foto: Istimewa)
memberi kelegaan kepadamu (Ayat 28)
Satu hal yang paling mengganggu sekaligus menjengkelkan bagi para pemilik telepon genggam adalah panggilan telepon atau SMS ‘sampah’.
Isinya menawarkan berbagai produk atau jasa, juga berbagai upaya penipuan dengan berbagai modus.
Datangnya tidak mengenal waktu, termasuk di tengah malam, saat sudah istirahat mau tidur.
Bunyi SMS di HP, kita bergegas untuk membaca, barangkali isinya penting, tapi rupanya hanya SMS ‘sampah’.
Itulah kita manusia, terbatas untuk dihubungi. Karena kita butuh waktu untuk istirahat, tenang dan tidak mau diganggu.
Tapi Tuhan tentu sangat berbeda dengan kita. Dia banyak menawarkan seruan kepada manusia agar datang kepadaNya.
Salah satu adalah di Matius 11:28, supaya kita datang kepadaNya saat kita letih lesu dan berbeban berat.
Jam kedatangan kita tidak dibatasi oleh waktu, 24 x 7 alias 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu.
Lokasi kedatangan tidak diatur, bisa di gedung gereja, bisa di ruang tamu, kamar tidur bahkan di atas kendaraan.
Siapa yang bisa datang tidak dibatasi. Selain yang letih lesu, orang yang dalam keadaan baik dan sehat pun tetap diundang.
Tuhan membuka diri untuk orang miskin, juga untuk orang kaya. Buta huruf atau berpendidikan. Tuhan membuka diri untuk semua orang.
Dalam dunia customer services, ada istilah ‘SLA” (Service Level Agremeent), layanan diberikan sesuai kesepakatan (bayaran).
Maka jam layanan, kecepatan tanggapan, kualitasnya akan dibedakan sesuai dengan pembayaran yang dilakukan.
Tuhan tidak memberlakukan hal seperti itu kepada kita. Orang yang memberikan persembahan lebih banyak, tidak lebih diberikan prioritas dibanding yang sedikit.
Penyandang dana kegiatan gereja tidak diberikan jaminan tanggapan lebih dibanding yang hanya ikut sumbang tenaga atau saran.
Undangan yang sangat manis dari Tuhan Yesus kepada kita, supaya setiap kita datang kepadaNya, termasuk saat berbeban berat.
Jangan ragu, tidak perlu menunggu sampai saat ibadah di hari minggu yang akan datang, atau saat ada kebaktian rumah tangga.
Setiap saat, Tuhan membuka pintuNya untuk kita. Gratis dan tidak membeda-bedakan.
Selamat mempergunakan panggilan manis dari Tuhan !
Salam kasih,
Ulbrits Siahaan
